STUDI SIMULASI DAN PEMODELAN DALAM SEBUAH SISTEM oleh Firizki Fajri

    Simulasi diartikan sebagai teknik menirukan atau memperagakan kegiatan berbagai macam proses atau fasilitas yang ada di dunia nyata.  Fasilitas atau proses tersebut disebut dengan sistem, yang mana didalam keilmuan digunakan untuk membuat asumsi-asumsi bagaimana sistem tersebut bekerja.

    Sistem didefinsikan sebagai suatu kumpulan satu kesatuan, seperti manusia dan mesin yang aktif dan berinteraksi bersama-sama untuk mendapatkan penyelesaian akhir pokok pikiran. (definisi ini diajukan oleh Schmidt dan Taylor (1970)).  Praktisnya apa yang diartikan sebagai sistem tergantung pada objektivitas pembelajaran tertentu.  Kumpulan kesatuan berisi sistem pembelajaran mungkin hanya sekelompok kecil pada keseluruhan sistem yang satu dengan sistem lainnya.


Langkah-Langkah Studi Simulasi

  1. Formulasi masalah
  2. Penetapan tujuan dan rencana proyek: pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.
  3. Konseptualisasi model: membangun model yang masuk akal.
  4. Pengumpulan data: mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, displin layanan, laju pelayanan dsb.).
  5. Penerjemahan Model: konversi model suatu bahas pemrograman.
  6. Verifkasi: Verifikasi model melalui pengecekan apakah program bekerja dengan baik.
  7. Validasi: Check apakah sistim merepresentasi sistim riil secara akurat.
  8. Desain Eksperimen: Berapa banyak runs? Untuk berapa lama? Jenis variasi masukannya seperti apa ?
  9. Produksi runs dan analisis: running aktual simulasi, mengumpulkan dan menganalisis keluaran.
  10. Jalankan lagi (More runs) ?: mengulangi eksperiemn jika perlu.
  11. Dokumentasi dan pelaporan: Dokumen dan laporan hasil
  12. Implementasi

1. Formulasi masalah:

  1. mengidentifikasikan maslah yang akan diselesaikan
  2. mendeskripsikan operasi sistim dalam term-term obyek dan aktivitas  dalam suatau layout
  3. mengidentifikasi sistem dalam term-term variabel input (eksogen), dan  output (endogen)
  4. mengkatagorikan variabel input sebagi decision (controllable) dan parameters (uncontrollable)
  5. mendefinisikan pengukuran kinerja sistim (sebagai fungsi dari variabel endogen) dan fungsi obyek (kombinasi beberapa pengukuran)
  6. mengembangkan struktur model awal (preliminary)
  7. mengembangkan struktur mode lebih rinci yang menidentifikasi seluruh obyek berikut atribut dan interface-nya

2. Penetapan tujuan dan rencana proyek: 

  1. Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. 

3. Konseptualisasi model: membangun model yang masuk akal.

  1. memahami sistem
  2. Pendekata proses (atau pendekatan alarian fisik (physical flow approach)) didasarkan pada tracking flow dari entitas-entitas keseluruhan sistem berikut titik pemorsesan dan aturan keputusan percabangan
  3. Pendekatan peristiwa (event) (atau pendekatan perubahan keadaan (state change approach)) didasarkan pada definisi variabel keadaan internal dan events sistim yang mengubahnya, diikuti oleh deskripsi operasi sistim ketika suatu event terjadi
  4. konstruksi model
  5. definisi obyek, atribut, metode
  6. flowchart metode yang relevan
  7. pemilihan bahas implemntasi ¤ penggunaan random variates dan statistik kinerja
  8. coding dan debugging

4. Pengumpulan data: mengumpulkan data yang diperlukan untuk merun simulasi (seperti laju ketibaan, proses ketibaan, displin layanan, laju pelayanan dsb.).

  1.  – observasi langsung dan perekaman manual variabel yang diseleksi(selected)
  2. – time-stamping untuk men-track aliran suatu entitas keseluruh sistem
  3. – menyeleksi ukuran sample yang valid secara statistik
  4.  – menyeleksi sutau format data yang dapat diproses oleh komputer
  5. – analisis statistik untuk menetapkan distribusi dan parameter data acak
  6. – memutuskan data mana yang dipandang sebagai acak dan yang mana diasumsikan deterministik
Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam :  https://onlinelearning.uhamka.ac.id


1. Jelaskan apa itu simulasi :
    Jawab : Simulasi diartikan sebagai teknik menirukan atau memperagakan kegiatan berbagai macam proses atau fasilitas yang ada di dunia nyata.  Fasilitas atau proses tersebut disebut dengan sistem, yang mana didalam keilmuan digunakan untuk membuat asumsi-asumsi bagaimana sistem tersebut bekerja.

2.  Jelaskan secara singkat mengenai terminologi   penelitian   operasional   
    Jawab : Dalam   konteks   terminologi   penelitian   operasional   (operationresearch), secara umum model didefinisikan sebagai suatu perwakilan atauabstraksi dari suatu obyek atau situasi aktual.  Model melukiskan hubungan-hubungan    langsung  dan  tidak langsung  serta kaitan  timbal-balik dalamterminologi sebab akibat.   Oleh karena suatu model adalah abstraksi darirealita, maka pada wujudnya lebih sederhana dibandingkan dengan realitayang   diwakilinya   .   Model   dapat   disebut   lengkap   apabila   dapat   mewakiliberbagai aspek dari realita yang sedang dikaji.

3. Sebutkan apa saja kerugian dari Simulasi!
Jawaban :
Kerugian yang dimiliki oleh simulasi yaitu :
- Simulasi hanya menghasilkan dugaan
- Model simulasi ini dapat menjadi mahal untuk pengembangan
- Tingkat rincian yang tidak sesuai pada awalnya
- Analisis dan rancangan yang tidak sesuai dari eksperimen simulasi dan pendidikan dan latihan nya yang tidak sesuai.

5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Model!
Jawaban :
Suatu representasi sederhana dari sebuah sistem (atau proses atau teori), bukan sistem itu sendiri. Kondisi model tidak harus memiliki seluruh atribut mereka disederhanakan, dikontrol, digeneralisasi, atau diidealkan.

6. Sebutkan tiga langkah utama Pembangunan Model proses iteratif!
Jawaban :
1. Observasi sistem riil dan interaksi komponen dari sebuah pengumpulan data, dibagi lagi jadi dua yaitu Domain tentang pengetahuan dan stakeholders terdiri dari operator dan teknisi.
2. Konstruksi model konseptual yaitu asumsi yang terdiri dari hipotesa suatu komponen dan nilai-nilai parameter dari struktur sistem.
3. Penerjemahan model operasional ke bentuk yang dikenal oleh sebuah komputer.

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Sistem Diskrit serta contohnya!
Jawaban :
Sistem Diskrit merupakan variabel-variabel yang keadaan nya hanya berubah pada saat titik waktu yang diskrit.
Contoh nya jumlah customer yang menunggu di antrian.

8. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Sistem Kontinyu serta contohnya!
Jawaban :
Sistem Kontinyu merupakan variabel-variabel yang berubah secara kontinyu menurut waktu. 
Contoh nya arus listrik.

9. Jelaskan maksud dari Klasifikasi Model Simulasi Statis vs. Dinamis!
Jawaban :
Model statis merupakan representasi sistem pada waktu tertentu dan waktu tidak berperan disini, contohnya model monte Carlo, sedangkan Model Dinamis merupakan representasi sistem dalam perubahan terhadap waktu, contohnya sistem conveyor di pabrik.

10. Jelaskan maksud dari Klasifikasi Model Simulasi Deterministik vs. Stokastik!
Jawaban :
Model Deterministik yaitu tidak memiliki komponen probabilistik (random), sedangkan Model Stokastik yaitu memiliki komponen input random, dan menghasilkan output yang random juga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 1 [Firizki Fajri] : Pengantar Kecerdasan Tiruan 7D22

Promosi URL UHAMKA Oleh Firizki Fajri

Poin Penting dan Garis Besar Kemampuan AI Oleh Firizki Fajri